Warning! Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Bisnis Narkoba Ditengah Pandemi Corona

  • Whatsapp
Foto : Para tersangka beserta barang bukti yang berhasil diamankan Satreskoba Polrestabes Surabaya, Sepanjang April 2020

Surabaya, Akuratnews.com – Peredaran narkoba ditengah pandemi terbilang tinggi. Dalam kurun waktu 1-28 April Satreskoba Polrestabes Surabaya membongkar 23 kasus di wilayah hukumnya.

Ada berbagai jenis barang bukti narkoba yang berhasil di amankan oleh oleh polisi, dengan jumlah yang cukup banyak. Setidaknya 31 orang tersangka yang ditangkap, sebagian besar berperan sebagai pengedar , serta ada juga yang menjadi kurir.

“Dari 23 kasus ini, ada 11,2 kilogram sabu, 7.600 butir pil ekstasi, 280 butir pil happy five, 24.100 butir pil koplo jenis double L, serta 5,31 gram ganja kering siap edar, ” terang Kasatreskoba  AKBP Memo Ardian, di Mapolrestabes, Rabu (29/4/20).

Selain itu Memo menambahkan, dari 23 kasus yang berhasil diungkap anggotanya, hampir semua peredarannya dikendalikan dari para bandar yang mendekam dalam lapas yang ada di Jawa Timur. Ia memberikan contoh kasus yang baru diungkap tim gabungan Unit III dan Tim Khusus dengan tersangka Slamet Riyadi (39), warga Krian Sidoarjo, yang mendapat perintah dari bandar yang mendekam di Lapas Pamekasan.

Dari penangkapan  Slamet, tim gabungan menyita 2,5 ons sabu, 500 butir pil ekstasi, 52 butir  ekstasi dalam bentuk kapsul, juga 280 pil happy five.

Memo menegaskan, ia dan anak buahnya akan terus berperang melawan peredaran narkoba. Ia bahkan mewanti-wanti, akan mengambil tindakan tegas, bagi mereka yang masih menjalankan bisnis haram tersebut, ditengah pandemi covid-19.

“Ini juga merupakan warning bagi para badar dan pengedar, agar jangan bermain-main di Surabaya dengan memanfaatkan situasi wabah seperti ini. Kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu,” pungkas alumni AKPOL Tahun 2002 tersebut. (Moris)

 

Pos terkait