oleh

Usai Dikarantina, Oknum ASN Pemkot Surabaya Kembali Nyabu

Surabaya, Akuratnews.com– Sempat berstatus orang dalam pengawasan (ODP) dan menjalani karantina mandiri, Pur Mei Mudjiantoro (42) warga Jl Mulyirejo, kembali mengkonsumsi sabu.

Tersangka yang merupakan oknum ASN di Pemkot Surabaya ini mengaku, dinyatakan sebagai orang dalam pengawasan (ODP) pasca orang tuanya meninggal setelah dinyatakan positif Covid-19.

“Orang tua (Ibu) saya meninggal karena positif Covid-19, keluarga berstatus ODP dan menjalani karantina mandiri. Tapi sudah selesai,” ungkapnya.

Tersangka yang berdalih stres karena bapaknya menikah lagi sebelum ibunya meninggal, kembali mengkonsumsi sabu yang mengharuskan dirinya mendekam di sel tahanan Satreskoba Polrestabes Surabaya.

“Karena bapak menikah lagi sebelum ibu meninggal, saya stres lalu ditawari sabu sama teman (SMA) yang bertemu saat reuni katanya biar lebih tenang,” tambahnya saat memberi keterangan, Rabu (3/6/2020).

Bapak tiga anak yang kesehariannya bertugas di Kecamatan Tenggilis Mejoyo ini dibekuk Unit Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya di Hotel Oyo Jl Manyar Kertoadi, Selasa (27/5/2020)

“Waktu itu saya kena piket jaga Cek point, karena stres saya pakai (sabu) dulu biar tenang. Saya baru menggunakan, sekitar dua bulan,” pungkasnya.

Pernyataan pria yang memiliki banyak tatto ditubuhnya ini langsung dibantah Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Mrmo Ardian bahwa hasil penyelidikan tersangka sudah 1 tahun lebih mengkonsumsi sabu.

“Dari hasil penyelidikan, tersangka mengkonsumsi sabu lebih dari 1 tahun, dan sudah pada level ketergantungan, sehinga kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas Memo. (Rofik)

Komentar

News Feed