oleh

Satreskoba Polrestabes Surabaya Kembali Ungkap Peredaran Sabu Yang Dikendalikan Dari Dalam Lapas

Surabaya, Akuratnews.com – Menguasai 510 gram sabu, Sumarni Ningsih alias Neng (35) warga Jl pagesangan, Surabaya,  dibekuk unit Idik I, Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (10/3/2020) dini hari.

Sebelum membekuk janda enam anak ini, petugas  menangkap tiga anak buahnya terlebih dahulu, yakni Tutuk Setiawan (40) warga Jl Pagesangan Mulya dan istrinya Dian Vita Elyanti (30) serta Beny Alambara (37) warga Jl Warugunung Surabaya.

Kepada awak media, Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya Iptu Raden Dwi Kennardi mengaku, penangkapan ini berawal dari informasi yang diterima anggotanya, terkait rencana pengiriman narkotika.

“Setelah kami selidiki, kami medapatkan sepasang suami istri, yaitu tersangka TS dan DV yang mengambil ranjauan narkoba di Jl Kletek, Sidoarjo. Dari keduanya kami dapati barang bukti sabu seberat 50 gram, yang dikirim kurir atas perintah RS,” terang Kennardi, Selasa (17/03/20).

Setelah dilakukan pengembangan, petugas mendapat tiga nama tersangka lainnya yakni Nugroho Santoso (45) warga Desa Sono Candi, Wonoayu Sidoarjo, Achmad Husin (30) warga Desa Kramat Jegu Taman Sidoarjo dan Mario Marten (29) warga Jl Kendangsari Surabaya,

“Dari ketiganya, kami mendapat nama BA yang merupakan anak buah tersangka SM dan kami amankan barang bukti sabu seberat 100 gram,” imbuh Kennardi.

Lebih lanjut lulusan Akpol 2012 ini menerangkan, dari penangkapan ketiga tersangka, didapati nama tersangka Sumarni Ningsih, dimana saat rumahnya digerebek petugas mendapatkan barang bukti sabu seberat 510 gram.

“Dirumahnya kami temukan 6 poket besar sabu seberat 510 gram, yang disimpan dalam kotak kamus bahasa dan disembunyikan ditempat sangat susah dijangkau,” ungkap angkatan 44 detasemen wiratama bhayangkara ini.

Diduga kuat Sumarni Ningsih dikendalikan RS bandar besar, terpidana yang saat ini masih mendekam disalah satu Lapas di jawa timur.” Dugaan kami tersangka TS ini disuplai bandar dari Lapas. Dan kami masih melakukan pendalaman,” pungkas Kenardi

Polisi juga mendapati catatan penjualan milik tersangka Sumarni Ningsih. Dari situ petugas mendapati informasi tambahan, bahwa ia menerima suplai sabu seberat 1 kg setiap bulannya.

Ketujuh tersangka ini dijerat pasal 114 ayat (2) dan diancam pidana maksimal dengan hukuman mati. (Moris)

Komentar

News Feed