Polisi Surabaya Kembali Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas

  • Whatsapp

Surabaya, Akuratnews.com – Sat Reskoba Polrestabes Surabaya menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 1,8 kilogram, serta mengamankan 7 orang tersangka.

Menurut Ka Sat Reskoba, AKBP Memo Ardian, kasus tersebut bisa terungkap setelah anggotanya menangkap tersangka SA (35), warga Magersari Surabaya. Dengan barang bukti sabu seberat 5 gram.

Setelah menangkap SA, lanjut Memo, pihaknya membekuk bandarnya, JK (37), berikut barang bukti sabu seberat 1,3 kilogram.

“Sabu disembunyikan tersangka di kosnya di Jalan Kedurus Surabaya. Di kos itu kami juga tangkap adek tersangka FK dan seorang ibu hamil SM,”ujarnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Selasa, 30 Juni 2020.

“Ada juga kita tangkap yang cewek ini. Dia bagian akuntan dan sedang hamil,” kata dia.

Setelah penangkapan JK, selanjutnya polisi menangkap seorang tersangka lainnya AA, 47 tahun, di Dukuh Kupang.

“AA ini mendapatkan sabu seberat 2,23 gram dari tersangka JK,” tuturnya.

Selain itu, imbuh Memo, pihaknya juga menangkap dua tersangka lainnya yakni EJ dan AF.

“Jadi berawal dari yang kecil. Dari yang kecil kita dapat 5 gram, kemudian diungkap lagi menuju kepada tersanka EJ dan AF. EJ ini yang punya gudang menyimpan. Sementara AF bagian edar,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, Polisi berhasil menemukan fakta bahwa, jika JK terkait dengan jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Timur.

“Termasuk yang pesan yang nantinya akan kita periksa di Rutan (Lapas). Bosnya yang di rutan. Tetap kita periksa, dan kita miskinkan, saya tidak takut,” pungkas Memo.

 

Pos terkait